Pentingnya Self Awareness dalam Keputusan Menikah

Pentingnya Self Awareness dalam Keputusan Menikah

Diposting pada 104 views

Pentingnya Self Awareness dalam Keputusan Menikah

Oleh: Ani Widyawati

Bilqolam.com – Menikah merupakan fenomena yang saat ini sedang menduduki urutan teratas. Dimedia sosial manapun pasti akan menjumpai hal-hal seputar pernikahan. Bahkan saat ini siaran televisipun tidak luput menyiarkan tentang pernikahan terlebih pada kalangan artis yang berpengaruh pada kehidupan anak muda dan masyarakat pada saat ini.

lalu mana kah yang terbaik ? Menikah diumur yang Tepat atau Menikah diwaktu yang Tepat ?

Mari kita membahas tentang umur yang sudah bisa membangun bahtera rumah tangga….

Dalam Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019 yang berlaku sejak 15 Oktober 2019 ini menyatakan bahwa usia 19 Tahun baik laki-laki dan perempuan adalah syarat sah untuk menikah. Maka dibawah 19 tahun tidak diperizinkan menikah dikarenakan belum mencapai usia untuk waktunya menikah. Sedangkan umur diatas 19 sah-sah saja untuk menikah. Lalu… usia berapakah yang ideal untuk menikah ?

Menurut dalam teori Muqasid Syariah usia yang ideal untuk menikah adalah usia 25 Tahun bagi laki-laki dan usia 20 bagi perempuan. Maka jika lebih dari usia tersebut sudah termasuk pada usia yang dinyatakan layak untuk menikah.

Kembali pada arti menikah adalah menyatukan dua insan menjadi satu kehidupan yang disebut dengan kehidupan rumah tangga. Dalam kehidupan rumah tangga berarti menjadikan seseorang yang mempunyai karakter masing- masing menjadi satu dan saling beradaptasi dalam kehidupan sehari-hari.

Demikian Pentingnya Self Awareness dalam Keputusan Menikah

Dalam firman Allah SWT surah Ar-Rum ayat 21: “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu hidup tentram bersamanya. Dan Dia [juga] telah menjadikan di antaramu [suami, istri] rasa cinta dan kasihsayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda- tanda bagi kaum yang berpikir,” (Ar-Rum [30]: 21).

Pada ayat ini menerangkan bahwa Allah SWT telah menciptakan laki-laki dan perempuan agar mereka hidup bersama dalam pernikahan dengan melalui jalan yang dibenarkan dalam syari’at Islam dan mendapatkan ridho dari Allah SWT. Dan setiap manusia pasti mempunyai jodohnya masing-masing tanpa terkecuali.

Dalam hal ini maka perlulah mengetahui bahwa setiap manusia diciptakan berbeda-beda dan dengan karakter yang berbeda-beda pula. Dan dengan hal ini maka setiap seseorang perlulah memahami karakter diri sendiri kemudian menentukan kriteria dalam memilih pasangan sebagai pelengkap dikehidupan rumah tangga.

Lalu bagaimanakah cara mengenal diri sendiri (self Awareness) ?

Self Awareness (Mengenal diri Sendiri)

Menurut Goleman kesadaran diri yang ada di dalam diri seseorang ( Self Awareness) bisa diketahui atau dilihat melalui beberapa indikator berikut :

  1. Mengenali atau memahami perasaan serta perilaku diri sendiri

Seseorang mampu mengenali perasaan yang sedang mereka rasakan, perilaku yang mereka lakukan, mengapa perasaan tersebut muncul danapa dampaknya terhadap orang lain atas apa yang dilakukan.

  1. Mengenali kelebihan dan juga kekurangan diri sendiri

Seseorang mampu mengetahui keahlian diri sendiri dan mengetahui kelemahan diri. Artinya seseorang paham akan apa yang bisa dilakukandan tidak bisa dilakukan dalam hal yang bersangkutan dengan dirinya.

  1. Memiliki sikap mandiri

Seseorang memiliki sikap yang mandiri dan tidak bergantung denganorang lain. Artinya seseorang itu tidak perlu orang lain untuk mendorong apa yang harus ia lakukan tetapi ia memutuskan sesuatu sesuai dengan keyakinannya.

  1. Bisa membuat keputusan yang tepat

Seseorang mampu dan bisa membuat serta mengambil keputusan dengan tepat sesuai dengan apa yang diharapkan khususnya yang berkaitan dengan perencanaan hidup atau karir yang akan dijalaninya.

  1. Mampu mengungkapkan pikiran dengan baik

Seseorang dengan self awareness yang baik akan mampu mengungkapkan pikiran, perasaan, keyakinan dan pendapat mereka dengan baik. Dengan pikiran, perasaan, keyakinan tadi maka sesorang akan dapat mengutarakan atas apa yang ada didalam jiwa sehingga dapat melakukan langkah yang akan dilakukan.

  1. Bisa mengevaluasi diri

Seseorang mampu menilai, memeriksa, mengoreksi, serta belajar dari sebuah pengalaman. Mereka juga akan lebih mudah menerima kritik atau saran yang orang lain berikan kepada mereka.

Pentingnya Self Awareness dalam Keputusan Menikah

Pentingnya Mengenal Diri Sendiri dengan Kehidupan Pernikahan

Dalam memutuskan pernikahan, perlulah mengetahui kepribadian diri sendiri sehingga akan mengetahui apa yang dibutuhkan sebagai pelengkap hidup untuk masa yang akan datang. Dan disinilah hal yang penting dalam kehidupan berumah tangga. Karena dalam berumah tangga pastinya akan ada banyak hal yang akan muncul dan memicu munculnya pertikaian rumah tangga.

Pada tahapan mengenal diri sendiri ini merupakan hal pertama untuk mempersiapkan pernikahan agar sesuai dengan apa yang diharapkan. Dan perlunya mempersiapkan untuk terjun dalam kehidupan pernikahan ini salah satunya mengenal diri sendiri dan berkesinambungan dengan mental untuk menghadapi kemungkinan yang terjadi dalam kehidupan pernikahan.

Banyak Fenomena Rumah tangga saat ini, mereka tidak bisa mengatasi permasalahan rumah tangga yang terjadi. Dan pada akhir permasalahan mereka memutuskan untuk berpisah. Padahal permasalahan mereka lebih banyak pada saling menghargai dan saling mengerti satu sama lain.

Maka pentingnya memahami diri sendiri dan mempersiapkan mental dengan apa kemungkinan yang akan terjadi. Dan banyaknya fenomena pernikahan yang baru seumur jagung berpisah dikarenakan tidak siapnya mental mereka menghadapi lika-likunya kehidupan rumah tangga, ekonomi rumah tangga dan ilmu memanagemen keluarga.

Maka dalam konteks ini memutuskan pernikahan dengan berlandaskan diumur ideal tersebut merupakan acuan yang salah. Tetapi memutuskan pernikahan itu berdasarkan pada mengenal diri terlebih dahulu lalu pada kesiapan mental, materi dan ilmu-ilmu keluarga untuk membangun keluarga yang sakinah, mawadah dan warahmah. ***

Demikian Pentingnya Self Awareness dalam Keputusan Menikah, semoga bermanfaat.

Penulis: Ani Widyawati, Mahasiswa Pascasarjana Konsentrasi Psikologi Pendidikan Islam Prodi Interdisciplinary Islamic Studies UIN Sunan Kalijaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.