Pengaruh Bias Negativitas Terhadap Perilaku Masyarakat

Pengaruh Bias Negativitas Terhadap Perilaku Masyarakat

Diposting pada 123 views

Pengaruh Bias Negativitas Terhadap Perilaku Masyarakat

Oleh: Nurwijayanti

Bilqolam.id – Apa sih Bias Negativitas itu? Dan bagaimana pengaruhnya terhadap perilaku masyarakat?

Secara umum, bias merupakan hasil dari sumber kognitif yang diterima oleh seorang individu sebelum membentuk sebuah keputusan. Oleh karena itu, bias negativitas atau juga dikenal sebagai efek negatif merupakan gagasan yang menyatakan bahwa ketika dengan intensitas yang sama, hal-hal yang bersifat lebih negatif (misalnya pikiran, emosi, atau interaksi sosial yang buruk; peristiwa dan informasi yang berbahaya/trauma) memiliki pengaruh yang lebih besar berpengaruh pada keadaan dan proses psikologis seseorang daripada hal-hal yang netral atau positif.

Menurut Baron dan Byren, bias negativitas adalah hal yang mengacu pada fakta bahwa manusia menunjukkan sensitivitas yang lebih besar pada informasi negative dimana memungkinkan informasi negatif akan menonjol dalam ingatan yang memberikan pengaruh lebih kuat, kemudian dibandingkan dengan informasi positif. Hal ini sering terjadi ketika seseorang membaca atau mendengar sebuah berita, meskipun telah banyak informasi positif yang diterima, dia akan cenderung terfokus kepada informasi negatif meskipun relatif lebih sedikit. Contohnya, ketika kita diberi informasi bahwa kita akan bertemu klien yang pintar, professional namun pernah berurusan dengan polisi terkait tindak penipuan, maka kita akan lebih fokus dengan informasi keterkaitan orang tersebut dengan kepolisian.

Beberapa penyebab  terbentuknya bias negativitas yang umumnya teerdapat pada masyarakat, yaitu ketika menentukan dan memprediksi ancaman negatif  yang akan terjadi pada hidupnya, di situlah muncul bias negativitas sebagai respon dari situasi-situasi berbahaya yang mungkin pernah terjadi di masa lampau, karena umumnya manusia akan merasa informasi negatif berpotensi dengan pengaruh lebih besar dibandingkan informasi positif sehingga dapat merespon sesuatu dengan tepat. Selain itu seseorang dengan kepercayaan diri yang rendah juga dapat  mempengaruhi seberapa besar bias negativitas seseorang, ketika misalnya seseorang mempunyai pengalaman buruk yang menjadikan dia tidak percaya diri, maka dia akan lebih mudah terpapar bias negativitas dikarenakan dia akan selalu memikirkan informasi negatif yang diterimanya.

Bias negativitas dapat mempengaruhi pola pikir masyarakat dengan informasi negatif yang dominan sehingga terutama para pengguna media sosial ketika menerima sebuah berita misalnya, mereka akan cenderung selalu berpikir ke arah negatif dalam menanggapi sebuah informasi atau situasi yang sedang terjadi, tidak jarang pula mengabaikan atau melupakan hal baik yang terdapat di dalamnya. Hal ini dapat berakibat lebih fatal, karena bias negativitas dapat merusak tidak hanya penilaian yang ada pada masyarakat, namun juga merusak diri, kesehatan psikologis, dan semakin menjauhkan seseorang dari pola pikir yang logis atau realistis karena terlalu fokus pada hal-hal buruk yang mungkin menimpa atau akan merugikannya, tanpa lebih mempertimbangkan manfaat yang mungkin akan ia dapatkan.

Setelah mengetahui beberapa pengaruh dari bias negativitas, maka dibutuhkan adanya cara untuk mengatasi atau menghindari bias negativitas tersebut, salah satunya dengan membiasakan diri untuk memastikan informasi dengan mencari informasi dan membuktikannya dengan sumber, relevansi, akurasi, dan tujuan sebenarnya. Kemudian juga dapat dilakukan dengan terbiasa untuk berpikir secara perlahan namun pasti dan menghindari untuk mengolah informasi dan membuat keputusan pada saat mendesak dan dalam waktu yang pendek. Keputusan yang diambil karena desakan dan dalam waktu cepat justru cenderung akan menurunkan kualitasnya, kualitas keputusan yang rendah akan berdampak langsung bagi permasalahan. Tak mustahil, justru akan muncul berbagai permasalahan baru yang harus dipecahkan kembali.

Perlu diketahui bahwa kecenderungan terhadap hal negatif seharusnya dapat diminimalisir hingga melahirkan pola pikir baru yang lebih sehat bagi psikologis, bahkan juga bisa dimanfaatkan melalui cara merespon bias negativitas tersebut dengan baik dan semestinya. Karena sesungguhnya manusia terlahir dengan insting atau kecenderungan yang disebut bias negativitas ini, hal ini agar seseorang dapat lebih cermat dalam menjalani kehidupan dan dapat belajar dari kesalahan atau pengalaman buruk, agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Jangan biarkan bias negativitas justru mengendalikan pikiran kita, dan merusak setiap keputusan yang kita ambil dalam menjalani hidup.

Penulis: Nurwijayanti, Mahasiswa Pascasarjana Konsentrasi Psikologi Pendidikan Islam Program Studi Interdisciplinary Islamic Studies  UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Demikian Pengaruh Bias Negativitas Terhadap Perilaku Masyarakat. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.