Makna Istilah Gus di Mata Gus Mus

Makna Istilah Gus di Mata Gus Mus

Diposting pada 163 views

Makna Istilah Gus di Mata Gus Mus.

Istilah Gus sering dialamatkan bagi anak seorang kiai/ulama. Sebutan itu sering dijadikan nama keren, nama beken, bahkan sampai ada yang jadi nama resmi di berbagai acara. Itulah fakta yang terjadi.

Bagaimana sebenarnya makna istilah Gus? Mari kita simak penjelasan Gus Mus yang dituangkan dalam status facebooknya pada Rabu 13 Oktober 2021 ini.

G u s , adalah istilah Pesantren untuk menyebut anak kiai yang belum pantas dipanggil k i a i (walau sudah tua sekalipun, seperti halnya gus mus).

Boleh jadi setelah fenomena Gus Mik (KH. Hamim Jazuli) dan Gus Dur (KH. Abdurrahman Wahid), rahimahumãLlãh, istilah/ sebutan itu menjadi berubah atau kacau. G u s menjadi semacam gelar yang sering dianggap lebih tinggi ketimbang k i a i . Maka hingga dukun pun –yang dulu suka menyebut diri sebagai Kiai atau Ki– kemudian lebih suka dipanggil Gus. 😅

Dalam gambar: gus mus sedang nggedobos, membual, di hadapan putra-putra kiai yang mulai ‘membingungkan’ panggilan mereka (dipanggil g u s atau k i a i): Yahya Cholil Staquf bin KH. Cholil Bisri (PP. Leteh Rembang); Ahmad Sa’id bin KH. Asrori Ahmad (PP. Wonosari Magelang); Abdul Ghofur bin KH. Maimoen Zubair (PP. Sarang Rembang); Bahãuddin bin KH. Nursalim Al-Hafizh (PP. Narukan Rembang); dan Ulil Abshar bin KH. Abdullah Rifa’i (PP. Cebolek Pati).

Walijami’il masyãyiekh, khushusan masyãkhiekhi Pesantren, Al-Fãtihah.

Demikian itulah Makna Istilah Gus di Mata Gus Mus, indah dan penuh nuansa.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.